6 Cara Menyembuhkan Hati yang Terluka
eaSYstem   12 September 2018   Dibaca 210 kali  

Menyembuhkan hati yang terluka memang tidak mudah. Pada saat kamu mengalaminya, kamu seperti tercekik, tak ada ruang untukmu bernapas dan tak ada tangan yang dapat menarikmu keluar dari ruang tersebut.

Kamu telah menjadikan dirinya bagian dalam hidupmu dan kamu memiliki kepercayaan utuh terhadap dirinya. Namun dalam sekejap segalanya dirampas begitu saja. Semua yang telah dengan usaha keras kamu bina selama ini ternyata sia-sia belaka.

Kamu ditinggalkan dengan perasaan kecewa, sedih, terluka dan marah. Keadaan di sekelilingmu seolah menjadi gelap, dan kamu tak tahu arah pasti untuk merajut masa depan. Kamu tak dapat melihat cahaya yang sangat kamu butuhkan untuk menuntunmu keluar dari kegelapan.

Jika kamu sedang mengalaminya, maka kamu tidak bisa terus berada di dalam kegelapan tersebut. Kamu harus berusaha bangkit dan keluar sehingga akhirnya melihat cahaya lagi dalam hidupmu. Kamu harus dapat menghadapinya dan menyembuhkan hatimu yang terluka. Enam cara berikut ini bisa membantumu menutup kembali lubang hatimu yang selama ini terbuka:

1. Singkirkan semua barang yang mengingatkanmu akan dirinya
Agar kamu tidak terus teringat akan dirinya setiap hari, singkirkan semua barang yang mengingatkanmu akan dirinya, misalnya foto berdua, hadiah-hadiah darinya, dan lain-lain. Menyingkirkan semua barang yang berhubungan dengan dirinya bukan berarti kamu berpura-pura bahwa dirinya tidak ada. Yang kamu inginkan hanyalah berusaha melupakan dirinya dan melupakan bagaimana dia telah membuatmu terluka begitu dalam.

2. Memutuskan semua hubungan, baik hubungan langsung maupun tak langsung
Agar kamu bisa benar-benar melupakan dirinya dan sembuh dari luka hatimu, putuskan semua hubungan. Kamu dapat menghapus nomornya dan semua pesan yang pernah dia kirimkan untukmu dari ponselmu. Jika kamu terhubung dengannya di media sosial, maka hapus juga dia dari daftar temanmu.

3. Habiskan waktu untuk diri sendiri
Saatnya kamu meluangkan waktu untuk diri sendiri dan menyenangkan diri sendiri setelah selama ini kamu mungkin selalu lebih mengutamakan dirinya yang telah melukai hatimu itu. Lakukan aktivitas yang kamu cintai yang selama ini jarang sekali kamu lakukan. Atau, tulislah sebuah jurnal agar perasaanmu tidak tertahan di dalam hati. Menulis dapat membuatmu merasa jauh lebih baik setelahnya.

4. Belajar menerima rasa luka tersebut
Setiap orang pasti pernah merasakan luka. Jika kamu belajar menerima rasa luka, maka akan lebih mudah bagimu untuk menyembuhkan luka tersebut. Saat kamu kehilangan sesuatu yang berharga atau dilukai oleh orang yang sangat kamu sayangi dan penting bagimu, maka kamu akan merasa sedih dan terluka. Hal tersebut sangatlah normal. Bagian dari proses penyembuhan luka adalah merasakan luka itu sendiri lalu menghadapi kenyataan.
5. Membantu orang lain
Percaya atau tidak, kamu juga dapat menyembuhkan hati yang terluka secara perlahan tapi pasti dengan membantu orang lain. Saat kamu mengalihkan perasaanmu dan memfokuskan perhatianmu kepada orang lain, kamu akan semakin jarang memikirkan dia yang telah membuat lubang di hatimu dan juga dirimu yang sedang terluka.

Bantulah orang lain yang sedang berjuang dalam hidupnya atau yang membutuhkan bantuan darimu, sekecil apapun bentuknya. Pada saat kamu melihat orang yang kamu bantu tersenyum bahagia, maka kamu pun juga akan ikut merasakan kebahagiaan tersebut. Proses tersebut membantu menyembuhkan luka hatimu.

6. Jangan kehilangan harapan dan tetap percaya bahwa kamu akan menemukan kebahagiaan kembali
Pernah ada yang berkata bahwa kamu boleh kehilangan semua yang kamu miliki, kecuali harapan. Jika kamu sudah tidak memiliki harapan, maka hidupmu akan kehilangan maknanya. Jadi jangan sampai kamu menyerah dan kehilangan harapan. Tetaplah percaya bahwa suatu hari, pada saat yang tepat, kamu akan berhasil menyembuhkan luka hatimu dan menemukan kembali kebahagiaan dalam hidup.

 
Tags :
cinta

Bagikan :